Ads 720 x 90

TIPS AMPUH LOLOS TES WAWANCARA KERJA BERBAGAI PERUSAHAAN

Post a Comment
cloteh.com - Tahap awal yang harus dilakukan sebelum bekerja di sebuah perusahaan ialah Melamar pekerjaan. Biasanya para pelamar melewati serangkaian tes yang dilakukan pihak perusahaan guna menyaring calon karyawan yang benar-benar sesuai dengan pekerjaan yang disediakan oleh perusahaan. Tes yang dilakukan oleh semua perusahaan umumnya hampir sama, hanya saja pengaplikasiannya yang terkadang membedakan. Selain itu, soal dan cara pengerjaan tes tersebut terkadang juga berbeda.

Salah satu tes yang pasti ada dalam proses melamar pekerjaan di berbagai perusahaan ialah tes wawancara. Tes wawancara atau sering disebut juga tes interview ialah sebuah tes yang dilakukan dengan bertatap muka dengan pelamar secara empat mata. Sesuai namanya, tes ini dilakukan dengan wawancara langsung kepada calon karyawan dengan model tanya jawab. Kebanyakan pihak perusahaan diwakilkan oleh HRD (Human Resource Departement), walaupun tidak jarang tesnya dilakukan oleh sang Manager langsung.
Tips sukses tes wawancara di perusahaan
Tips Sukses Wawancara Kerja - Cloteh.com
Pada proses wawancara ini, 60% kemungkinan diterima atau ditolak ditentukan. Sebab selain menguji skill komunikasi, di tes interview ini mereka juga dapat mengambil atau melihat beberapa hal lain pada diri kita. Seperti apa kepribadian kita, bagaimana cara pikir kita, dan seberapa berkualitas etos kerja kita bisa diketahui melalui tes wawancara ini. Sehingga tidak bisa sembarangan dalam menjawab pertanyaan HRD atau Manager di perusahaan yang akan mempekerjakan kita.

Tips Lolos Tes Wawancara Kerja di Berbagai Perusahaan

Untuk kamu yang akan melaksanakan tes interview, sebaiknya pahami betul bagaimana cara menjawabnya, adab dalam bertingkah laku, hingga tatapan mata juga harus diperhatikan. Beberapa hal yang perlu dilakukan dan diperhatikan dalam tes wawancara ini akan saya bahas di bawah ini.

1. Pelajari Seluk Beluk Perusahaan

Hal ini harus kamu lakukan setidaknya 1 hari sebelum tes dilakukan. Sebab biasanya mereka akan menanyakan "Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan kami?","Apa gambaran akan kamu lakukan untuk perusahaa kami?", dan sejenisnya.

Pertanyaan ini biasa digunakan oleh HRD untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman calon karyawan tentang job atau posisi yang akan ia kerjakan. Selain itu, mengetahui seluk beluk perusahaan juga akan membantu kamu mempermudah menjawab pertanyaan interview lainnya yang berkaitan dengan perusahaan. Sehingga akan sangat membantu kamu dan memperbesar peluang kamu untuk lolos pada tes wawancara ini.

2. Gunakan Pakaian Rapi, Sopan, dan Polos

Istilah jawa menyatakan "Ajining Rogo Soko Busono", maksudnya kehormatan atau kepribadian badan (raga) dapat dilihat dari busana yang dikenakan. Beberapa psikolog juga menyebutkan bahwa gaya berpakaian dapat menggambarkan tentang diri kita. Sehingga sangat perlu dan penting untuk memperhatikan busana dalam melamar suatu pekerjaan.

Karena pada saat tes interview kita berhadapan langsung dengan pihak perusahaan, yang artinya pihak perusahaan bisa melihat diri kita secara langsung. Ditambah lagi kebanyakan HRD adalah lulusan Psikologis, yang sudah pandai membaca kepribadian orang walau hanya dari pandangannya saja. Usahakan menggunakan pakaian yang netral, baik warna, style, atau hal lainnya. Ini akan menggambarkan bahwa kita ini tidak sedang terikat atau terpengaruh apapun di luar perusahaan.

Umumnya, pakaian yang sering dipakai oleh pelamar berwarna putih, polos, dengan model kemeja berkerah, dan berbahan katun. Walau tidak ada aturan baku tentang ini, tapi pakaian seperti inilah yang disukai baik pelamar atau pihak perusahaan.

Bagaimana dengan underwear? Apa itu underwear? Bahasa umumnya yakni bawahan alias celana. Gunakan warna yang gelap, dan polos. Untuk bahan gunakan bahan katun. Jangan coba-coba menggunakan bawahan berbahan jeans, jika kamu lakukan maka akan menambah kemungkinan ditolak.

3. Ketuk Pintu dan Ucapkan Salam Sebelum Masuk Ruangan

Selayaknya tamu yang masuk ke dalam rumah orang, kamu juga harus mengetuk pintu dan mengucapkan salam kepada siapapun yang ada di dalam ruangan. Ini berkaitan erat dengan adab dalam bertingkah laku.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa perusahaan akan merekrut karyawan-karyawan dengan kualitas yang bagus. Bukan hanya kualitas pada skill, tapi juga kualitas adab dan akhlak. Sebab akan bernilai nol jika kemampuan tingkat tinggi tanpa disertai akhlak. Bahkan mereka juga menerapkan prinsip Dahulukan Adab Sebelum Ilmu.

Pengucapan salam tidak harus dengan Assalamualaikum, Shalom, OmSwasiastu, atau lainnya. Alih-alih dianggap agamis atau taat, nanti takutnya dianggap tipikal orang rasis. Jadi sangat saya sarankan menggunakan ucapan salam yang berlaku pada umumnya, yakni Selamat Pagi, Sore, atau sesuai situasi saat itu.
Cara ampuh menghadapi HRD saat tes Wawancara Kerja
Cara Menghadapi HRD saat Tes Interview Kerja di Perusahaan

4. Perhatikan Tata Cara Duduk

Hal ini paling fatal biasanya, karena sering dianggap sepele terkadang efeknya ini cukup besar. Cara duduk juga perlu bahkan wajib diperhatikan. Bagaimana caranya? Berikut ini tata cara duduk yang sesuai dan terbaik bagi pelamar pada saat tes interview.

Berdirilah di samping kursi dengan wajah tersenyum dan menyenangkan. Duduklah ketika sudah dipersilahkan, jangan langsung duduk sebelum diijinkan. Ketika sudah dipersilahkan, angkat kursi dan sedikit mundurkan. Jangan diseret atau digeser! Duduklah dengan tenang.

Posisikan kedua tangan pada paha. Jangan diletakkan di tangan kursi, atau di atas meja didepanmu. Ini akan dianggap tidak sopan. Sehingga mengurangi nilai keberhasilan tes wawancaramu.

5. Atur Pernapasan dan Rileks dalam dudukmu

Aturlah jiwamu agar tetap tenang. Jangan terlihat gugup atau bahkan takut. Di depanmu ialah calon atasanmu yang akan membawamu kepada pekerjaan impianmu. Bukan sesosok monster yang akan menerkammu. Jadi tenanglah, jangan gugup dalam tes wawancara. Ini akan sangat membantumu dalam menjawab pertanyaan HRD atau MANAGER.

Jika kamu masih merasa gugup dan takut saat berhadapan dengan HRD, cobalah untuk menarik nafas panjang melalui hidung, dan keluarkan perlahan melalui mulut. Ini biasanya membantu menstabilkan detak jantung sehingga mengurangi rasa gugup.

6. Jaga Kontak Mata dengan Lawan Bicara

Kesalahan fatal yang sering dilakukan calon karyawan ialah kontak mata. Perlu kamu ketahui, sebagian besar pewawancara ialah psikolog. Tujuan mereka mengadakan wawancara ialah untuk menggali potensi dan melihat kepribadian pelamar. Sebab mereka menginginkan karyawan yang benar-benar memiliki potensi, kemauan, dan etos kerja yang tinggi.

Salah satu media psikolog melihat kepribadian dan membaca potensi seorang pelamar yakni melalui kontak mata. Kemana bola mata kita gulirkan, seberapa banyak kedipan kita, itu sudah memiliki arti tersendiri.

Bagaimana cara kontak mata dengan HRD saat interview kerja? Carilah satu titik di bagian wajah pewawancara. Usahakan titik tersebut di hidung, antara kedua mata atau di sekitar salah satu mata. Fokuslah pada titik tersebut, jangan gonta-ganti titik tatapan mata. Jangan coba-coba menatap atau melihat bagian mulut ke bawah. Ini seringkali dianggap tidak sopan.

7. Jawab Apa Adanya dan Tetap Santai

Jawab setiap pertanyaan dengan santai. Biarkan mulutmu menjawab dengan sendirinya. Yang paling penting ialah selalu jujur. Jawab pertanyaan HRD sesuai fakta yang ada pada diri kamu. Jangan sekali-kali mencoba untuk mengarang cerita. Mereka pasti akan mengetahui hal itu.

8. Akhiri dengan Berjabat Tangan dan Ucapan Terimakasih

Jika sudah selesai adegan wawancara dengan HRD. Maka langkah terakhir ialah jabat tangannya dengan erat. Tapi jangan terlalu erat, sewajarnya saja asal tidak lemas atau loyo. Jangan lupa ucapkan terimakasih dan berikan senyuman manis yang membahagiakan hati.

Setidaknya, hal-hal di atas perlu diperhatikan dan dipelajari dalam tes interview atau wawancara. Saya sudah mempraktekannya dan alhamdulillah sekarang sudah mendapat pekerjaan yang sesuai dan diharapkan.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter